Kamis, 20 November 2014



BAB I
DASAR TEORI

1.1 Dasar Pemrograman
Bahasa Pemrograman C++ merupakan bahasa tingkat tinggi (high level programming). Bahasa jenis ini membuat program menjadi lebih mudah dipahami, lebih “manusiawi”, dan lebih dekat ke bahasa manusia (bahasa inggris terutama). Program C++ terdiri dari dasar elemen sebagai berikut :
a.       Statement
Statement berfungsi untuk mengeksekusi atau memberi perintah, atau mengevaluasi ekspresi. Statement menggunakan tanda titik koma (;), statement biasanya digunakan untuk menghitung, atau menampilkan suatu .
b.      Block
Block merupakan tempat untuk memulai sebuah statement, atau gabungan statement. Block dimulai dengan kurung kurawal buka({) dan di akhiri dengan kurung kurawal tutup (}). Semua yang terletak di dalam tanda ({}) disebut block. Setiap statement yang berada didalam block harus diakhiri dengan tanda titik koma(;).
c.       Komentar
Komentar merupakan suatu informasi yang di kerjakan oleh statement, block statement, dan fungsi. Komentar membantu programmer ataupun orang lain untuk memberikan penjelasan singkat tentang memahami program tersebut. Komentar di mulai dengan karakter double slash (//) atau slash start(/*) dan diakhiri dengan star slash (*/) sebbagai penutupnya.
d.      Fungsi
Fungsi adalah salah satu dasar penyusun C++, fungsi digunakan untuk instruksi-instruksi sebuah program. Fungsi biasanya menggunakan kata “main()” . Fungsi main adalah sebagai pembuka program C++

1.2       TIPE DATA
Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh computer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Setiap variable atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya ditentukan dengan pasti tipe datanya. Ketepatan pemilihan tipe data pada variable atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer.
Tabel 1.21. Tipe data dalam C++
Tipe Data
Ukuran
Nilai
Keterangan
Char
1 byte
256 nilai karakter ASCII
karakter
Int (16 bit)
2 byte
-32,768 sampai 32767
Bilangan bulat
Long int
4 byte
-2,147,438,648 sampai 2,147,438,647

Float
4 byte
1.2e-38 s/d 3.4e+38
real presisi tunggal
Double
8 byte
-2.2e-308 sampai 1.8e+308
real presisi ganda
Long double
10 byte
3.4E-4932 s/d 1.1E+4932

Unsigned short int
2 byte
0 sampai 65,535
Bilangan bulat
Short int
2 byte
-32,768 sampai 32,767
Bilangan bulat
Unsigned long int
4 byte
0 sampai 4,294,967,295
Bilangan bulat positif

                                                                                                                             
1.3  KONSTANTA
Konstanta adalah variable yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bias diubah. Jadi konstanta adalah variable dan bedanya terdapat pada nilai yang disimpannya. Pada sebuah kode program, biasanya nilai data dari konstanta diberikan langsung di bagian deklarasi konstanta. C++ mempunyai 2 jenis konstanta, yaitu literal dan simbolik.
1.Literal konstanta merupakan konstanta yang langsung diberi nilai angka.
contoh: int jumlah = 10;
2.imbolik constant merupakan konstanta yang tidak langsung diberi nilai angka melaikan lewat simbol.
contoh: usia = usiaKuKini;

 1.3      VARIABEL
Variabel adalah tempat dimana kita dapat mengisi atau mengosongkan nilainya dan memanggil kembali apabila dibutuhkan. Setiap variable akan mempunyai nama (identifier) dan nilai. Pada sebagian besar bahasa pemrograman, variabel harus dideklarasikan lebih dulu untuk mempermudah compiler bekerja. Apabila variabel tidak dideklarasikan maka setiap kali compiler bertemu dengan variabel baru pada kode program makan akan terjadi waktu tunda karena compiler harus membuat variabel baru. Pemberian nama variabel harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh bahasa pemrograman yang kita gunakan. Namun secara umum ada aturan yang berlaku untuk hampir semua bahasa pemrograman. Aturan-aturan tersebut yaitu:
1.Nama variabel harus diawali dengan huruf .
2.Tidak boleh menggunakan spasi spasi pada satu nama variabel. Spasi bisa diganti dengan karakter underscore (_).
3.Nama variabel tidak mengandung karakter-karakter khusus, seperti : .,+,-,*,/,<,>,&,(,)
4.Nama variabel tidak boleh menggunakan kata-kata kunci di bahasa pemrograman.
Tabel 1.3 Variabel
Penamaan Yang Benar
Penamaan Yang Salah
Namasiswa
nama siswa (salah karena menggunakan spasi)
XY12
12X (salah karena dimulai dengan angka)
harga_total
harga.total (salah karena menggunakan karakter titik)
JenisMotor
Jenis Motor (salah karena menggunakan spasi)
alamatrumah
for (salah karena menggunakan kata kunci bahasa pemrograman)




1.4  OPERATOR
Operator merupakan symbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan suatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai, memberikan nilai ke suatu variabel, membandingkan kesamaan dua buah nilai dan sebagainya.
1.4.1    Operator Aritmatika (Arithmetic Operator)
Bahasa C++ menyediakan sejumlah operator aritmatika (arithmetic operator) seperti tampak pada tabel 1.4

Tabel 1.4.1 Operator Aritmatika
Operator
Jenjang
Fungsi
*
3
Perkalian
/
3
Pembagian
+
4
Penjumlahan
-
4
Pengurangan
%
3
Pembagian Modulo (sisa pembagian)


Jenjang menunjukkan operator mana yang akan diproses terlebih dahulu. Misalnya operator bagi “/” (jenjang 3) akan diproses terlebih dahulu dibandingkan dengan operator penjumlahan “+” (jenjang 4). Untuk jenjang yang sama, operator yang akan diproses terlebih dahulu yang berada diposisi lebih kiri. Operator modulus “%” hanya digunakan untuk nilai-nilai integer saja dan tidak dapat digunakan untuk operasi nilai pecahan (tipe float, double atau long double). Operator ini akan menghasilkan sisa dari pembagian (remainder) dari dua buah integer.




1.4.2    Operator Hubungan (Relational Operator)
Operator hubungan digunakan untuk menunjukkan antara dua buah operand. Operator ini banyak digunakan untuk penyeleksian kondisi dengan statement if, do-while atau while.

Tabel 1.4.2 Operator Hubungan (Relational Operator)
Operator
Jenjang
Fungsi
6
Lebih kecil dari
<=
6
Lebih kecil atau sama dengan
6
Lebih besar dari
>=
6
Lebih besar atau sama dengan
==
7
Sama dengan
!=
7
Tidak sama dengan


1.4.3    Operator Logika (Logical Operator)
Operator logika digunakan untuk membandingkan hasil dari operator-operator hubungan. Operator logika membandingkan dua buah nilai logika. Nilai logika adalah nilai benar atau salah.

Tabel 1.4.3 Operator Logika
Operator
Fungsi
&&
Logika DAN (AND)
||
Logika ATAU (OR)
!
Logika TIDAK (NOT)

1.4.4    Operator Unary
Operator Unary merupakan operator yang hanya menggunakan operand saja (dibandingkan dengan operator-operator lainnya yang menggunakan dua buah operand). Adapun operasi yang tergolong unary, yaitu:

Tabel 1.4.4 Operator Unary
Operator
Maksud
Letak
Contoh
-
Unary minus
Sebelum operator
A + -B*C
++
Peningkatan dengan penambahan nilai 1
Sebelum dan sesudah
A++
-          -
Penurunan dengan pengurangan nilai 1
Sebelum dan sesudah
A--
sizeof
Ukuran dari operand dalam Byte (ukuran tipe data)
Sebelum
Sizeof (I)
!
Unary NOT
Sebelum
!A
~
Bitwise NOT
Sebelum

&
Menghasilkan alamat memori Operand
Sebelum
&A

*
Menghasilkan nilai dari Pointer
Sebelum
*A

1.5       EKSPRESI
Ekspresi adalah sesuatu yang menghasilkan nilai dan kebanyakan berupa persamaan pemrograman. Bentuk dasar ekspresi teridiri atas konstanta dan variabel, sebuah ekspresi harus mengembalikan (menghasilkan) sebuah nilai.














BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Luas Trapesium
#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
float a, b, t, luas;
cout<<"Masukkan sisi atas trapesium = ";
      cin>>a;
      cout<<"Masukkan sisi bawah trapesium = ";
      cin>>b;
      cout<<"Masukkan tinggi trapesium = ";
      cin>>t;
luas = (a+b)*t/2;
      cout<<"Luasnya ="<<luas<<endl;
}
Listing Program 1.1 Luas Trapesium
















2.1 Volume Silinder
Listing Program 1.2 Volume Silinder
#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
float jarijari, tinggi, volume;
      cout<<"Masukkan jari jari silinder = ";
      cin>>jarijari;
      cout<<"Masukkan tinggi silinder = ";
      cin>>tinggi;
volume=3.14*jarijari*jarijari*tinggi;
      cout<<"volumenya = "<<volume<<endl;
}
 












2.2  Penjelasan
A.   Program 1.1
Penjelasan program 1.1
Pada listing program diatas menggunakan aplikasi geany sehingga tertulis preprosesor directivenya #include <iostream>.
Namespace ‘std’ merupakan standar namespace dari C++ yang dapat kita digunakan untuk memanggil class/object/fungsi yang terapat di dalam namespace tersebut.
Menggunakan fungsi float karena bilangan dan rumus yang digunakan menghasilkan bilangan bulat, jika menggunakan fungsi int maka nilai yang keluar 0 karena fungsi int tidak bisa digunakan untuk menghitung selain bilangan bulat.
Perintah cout untuk menampilkan tulisan, sedangkan cin adalah perintah untuk memasukkan tulisan ke dalam program yang kita buat.
Dalam menuliskan Luas Trapesium kita menggunakan tanda plus (+) untuk menjumlahkan, tanda bintang (*) untuk mengalikan, tanda garis miring (/) untuk membagi.
B. Program 1.2
Penjelasan program 1.2
Pada listing program diatas menggunakan aplikasi geany sehingga tertulis preprosesor directivenya #include <iostream>.
Namespace ‘std’ merupakan standar namespace dari C++ yang dapat kita digunakan untuk memanggil class/object/fungsi yang terapat di dalam namespace tersebut.
Menggunakan fungsi float karena dalam memasukkan nilai jari jari, tinggi, dan volume tidaklah bilangan bulat, hal ini dapat menyebabkan error atau nilai volume yang keluar adalah 0 jika kita menggunakan fungsi int.
Perintah cout digunakan untuk menampilkan tulisan pada program, misalnya cout<<”masukkan jari jari = “ maka akan keluar tulisan “masukkan jari jari =”, sedangkan perintah cin untuk memasukkan tulisan kedalam program yang sedang dibuat, dan berguna untuk pembuatan nilai volume. Tanda yang ada dalam penulisan volume hanya tanda bintang (*) untuk mengalikkan


2.3  Output Program
Gambar 1.1 Luas Trapesium


Gambar 2.2 Volume Silinder

BAB III
PENUTUP
            Bahasa pemrograman digunkan oleh programmer dalam mengotak-atik sebuah komputer ataupun sejenisnya. Didalam struktur bahasa pemrograman terdapat beberapa bagian ataupun sejenisnya. Didalam struktur bahasa pemrograman terdapat beberapa bagian deklarasi dan beberapa bagian dari statement. Adapun bagian deklarasi sibagi menjadi empat yaitu deklarasi variabel, deklarasi konstanta, deklarasi tipe data dan deklarasi proceduce / function.
            Bagian statement merupakan bagian pemrograman yang berisi perintah yangakan dieksekusi/dijalankan. Pada bahasa Pascal, bagian statement selalu diawali dengan reserved word begin dan end. Hal tersebut juga dilakukan dalam pembuatan algoritma, dan setelah itu dapat dikembangkan lagi menjadi flowchart.
            Dalam bahasa C++ semua hal-hal yang berhubungan dengan sintaks harus di perhatikan secara seksama, hal ini dikarenakan sebuah program tidak akan bisa running apabila salah satu sintak missing.











SUMBER
‘_’http://www.tungtidung.blogspot.nl/2013/03/pengertian-variabel-konstanta-dan-tipe.html
‘_’http://www.radjans.wordpress.com/2013/01/23/operator-bahasa-c/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar