BAB
I
DASAR
TEORI
1.1 Dasar
Pemrograman
Bahasa Pemrograman C++ merupakan
bahasa tingkat tinggi (high level programming). Bahasa jenis ini membuat
program menjadi lebih mudah dipahami, lebih “manusiawi”, dan lebih dekat ke
bahasa manusia (bahasa inggris terutama). Program C++ terdiri dari dasar elemen
sebagai berikut :
a.
Statement
Statement
berfungsi untuk mengeksekusi atau memberi perintah, atau mengevaluasi ekspresi.
Statement menggunakan tanda titik koma (;), statement biasanya digunakan untuk
menghitung, atau menampilkan suatu .
b.
Block
Block
merupakan tempat untuk memulai sebuah statement, atau gabungan statement. Block
dimulai dengan kurung kurawal buka({) dan di akhiri dengan kurung kurawal tutup
(}). Semua yang terletak di dalam tanda ({}) disebut block. Setiap statement
yang berada didalam block harus diakhiri dengan tanda titik koma(;).
c.
Komentar
Komentar
merupakan suatu informasi yang di kerjakan oleh statement, block statement, dan
fungsi. Komentar membantu programmer ataupun orang lain untuk memberikan
penjelasan singkat tentang memahami program tersebut. Komentar di mulai dengan
karakter double slash (//) atau slash start(/*) dan diakhiri dengan star slash
(*/) sebbagai penutupnya.
d.
Fungsi
Fungsi
adalah salah satu dasar penyusun C++, fungsi digunakan untuk
instruksi-instruksi sebuah program. Fungsi biasanya menggunakan kata “main()”
. Fungsi main adalah sebagai pembuka
program C++
1.2 TIPE DATA
Tipe
data adalah jenis data yang dapat diolah oleh computer untuk memenuhi kebutuhan
dalam pemrograman komputer. Setiap variable atau konstanta yang ada dalam kode
program, sebaiknya ditentukan dengan pasti tipe datanya. Ketepatan pemilihan
tipe data pada variable atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian
sumberdaya komputer.
Tabel 1.21. Tipe data dalam C++
Tipe
Data
|
Ukuran
|
Nilai
|
Keterangan
|
Char
|
1
byte
|
256
nilai karakter ASCII
|
karakter
|
Int
(16 bit)
|
2
byte
|
-32,768
sampai 32767
|
Bilangan
bulat
|
Long
int
|
4
byte
|
-2,147,438,648
sampai 2,147,438,647
|
|
Float
|
4
byte
|
1.2e-38
s/d 3.4e+38
|
real
presisi tunggal
|
Double
|
8
byte
|
-2.2e-308
sampai 1.8e+308
|
real
presisi ganda
|
Long
double
|
10
byte
|
3.4E-4932
s/d 1.1E+4932
|
|
Unsigned
short int
|
2
byte
|
0
sampai 65,535
|
Bilangan
bulat
|
Short
int
|
2
byte
|
-32,768
sampai 32,767
|
Bilangan
bulat
|
Unsigned
long int
|
4
byte
|
0
sampai 4,294,967,295
|
Bilangan
bulat positif
|
1.3 KONSTANTA
Konstanta
adalah variable yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bias diubah. Jadi
konstanta adalah variable dan bedanya terdapat pada nilai yang disimpannya.
Pada sebuah kode program, biasanya nilai data dari konstanta diberikan langsung
di bagian deklarasi konstanta. C++ mempunyai 2 jenis konstanta, yaitu literal
dan simbolik.
1.Literal konstanta
merupakan konstanta yang langsung diberi nilai angka.
contoh:
int
jumlah = 10;
2.imbolik
constant merupakan konstanta yang tidak langsung diberi nilai angka melaikan
lewat simbol.
contoh:
usia
= usiaKuKini;
1.3 VARIABEL
Variabel
adalah tempat dimana kita dapat mengisi atau mengosongkan nilainya dan
memanggil kembali apabila dibutuhkan. Setiap variable akan mempunyai nama
(identifier) dan nilai. Pada sebagian besar bahasa pemrograman, variabel harus
dideklarasikan lebih dulu untuk mempermudah compiler bekerja. Apabila variabel
tidak dideklarasikan maka setiap kali compiler bertemu dengan variabel baru pada
kode program makan akan terjadi waktu tunda karena compiler harus membuat
variabel baru. Pemberian nama variabel harus mengikuti aturan yang ditetapkan
oleh bahasa pemrograman yang kita gunakan. Namun secara umum ada aturan yang
berlaku untuk hampir semua bahasa pemrograman. Aturan-aturan tersebut yaitu:
1.Nama variabel harus
diawali dengan huruf .
2.Tidak boleh
menggunakan spasi spasi pada satu nama variabel. Spasi bisa diganti dengan
karakter underscore (_).
3.Nama variabel tidak
mengandung karakter-karakter khusus, seperti :
.,+,-,*,/,<,>,&,(,)
4.Nama variabel tidak
boleh menggunakan kata-kata kunci di bahasa pemrograman.
Tabel 1.3 Variabel
Penamaan
Yang Benar
|
Penamaan
Yang Salah
|
Namasiswa
|
nama
siswa (salah karena menggunakan spasi)
|
XY12
|
12X
(salah karena dimulai dengan angka)
|
harga_total
|
harga.total
(salah karena menggunakan karakter titik)
|
JenisMotor
|
Jenis
Motor (salah karena menggunakan spasi)
|
alamatrumah
|
for
(salah karena menggunakan kata kunci bahasa pemrograman)
|
1.4 OPERATOR
Operator
merupakan symbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk
melakukan suatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai,
memberikan nilai ke suatu variabel, membandingkan kesamaan dua buah nilai dan
sebagainya.
1.4.1 Operator Aritmatika (Arithmetic Operator)
Bahasa
C++ menyediakan sejumlah operator aritmatika (arithmetic operator) seperti
tampak pada tabel 1.4
Tabel 1.4.1 Operator Aritmatika
Operator
|
Jenjang
|
Fungsi
|
*
|
3
|
Perkalian
|
/
|
3
|
Pembagian
|
+
|
4
|
Penjumlahan
|
-
|
4
|
Pengurangan
|
%
|
3
|
Pembagian Modulo (sisa
pembagian)
|
Jenjang menunjukkan
operator mana yang akan diproses terlebih dahulu. Misalnya operator bagi “/”
(jenjang 3) akan diproses terlebih dahulu dibandingkan dengan operator
penjumlahan “+” (jenjang 4). Untuk jenjang yang sama, operator yang akan
diproses terlebih dahulu yang berada diposisi lebih kiri. Operator modulus “%”
hanya digunakan untuk nilai-nilai integer saja dan tidak dapat digunakan untuk
operasi nilai pecahan (tipe float, double atau long double). Operator ini akan
menghasilkan sisa dari pembagian (remainder) dari dua buah integer.
1.4.2 Operator Hubungan (Relational Operator)
Operator
hubungan digunakan untuk menunjukkan antara dua buah operand. Operator ini
banyak digunakan untuk penyeleksian kondisi dengan statement if, do-while atau
while.
Tabel 1.4.2 Operator Hubungan (Relational Operator)
Operator
|
Jenjang
|
Fungsi
|
<
|
6
|
Lebih
kecil dari
|
<=
|
6
|
Lebih
kecil atau sama dengan
|
>
|
6
|
Lebih
besar dari
|
>=
|
6
|
Lebih
besar atau sama dengan
|
==
|
7
|
Sama
dengan
|
!=
|
7
|
Tidak
sama dengan
|
1.4.3 Operator Logika (Logical Operator)
Operator
logika digunakan untuk membandingkan hasil dari operator-operator hubungan.
Operator logika membandingkan dua buah nilai logika. Nilai logika adalah nilai
benar atau salah.
Tabel 1.4.3 Operator Logika
Operator
|
Fungsi
|
&&
|
Logika
DAN (AND)
|
||
|
Logika
ATAU (OR)
|
!
|
Logika
TIDAK (NOT)
|
1.4.4 Operator Unary
Operator
Unary merupakan operator yang hanya menggunakan operand saja (dibandingkan
dengan operator-operator lainnya yang menggunakan dua buah operand). Adapun operasi
yang tergolong unary, yaitu:
Tabel 1.4.4 Operator Unary
Operator
|
Maksud
|
Letak
|
Contoh
|
-
|
Unary minus
|
Sebelum operator
|
A + -B*C
|
++
|
Peningkatan dengan penambahan
nilai 1
|
Sebelum dan sesudah
|
A++
|
-
-
|
Penurunan dengan pengurangan
nilai 1
|
Sebelum dan sesudah
|
A--
|
sizeof
|
Ukuran dari operand dalam Byte
(ukuran tipe data)
|
Sebelum
|
Sizeof (I)
|
!
|
Unary NOT
|
Sebelum
|
!A
|
~
|
Bitwise NOT
|
Sebelum
|
|
&
|
Menghasilkan alamat memori
Operand
|
Sebelum
|
&A
|
*
|
Menghasilkan nilai dari Pointer
|
Sebelum
|
*A
|
1.5 EKSPRESI
Ekspresi
adalah sesuatu yang menghasilkan nilai dan kebanyakan berupa persamaan
pemrograman. Bentuk dasar ekspresi teridiri atas konstanta dan variabel, sebuah
ekspresi harus mengembalikan (menghasilkan) sebuah nilai.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1
Luas Trapesium
#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
float a, b, t, luas;
cout<<"Masukkan sisi
atas trapesium = ";
cin>>a;
cout<<"Masukkan
sisi bawah trapesium = ";
cin>>b;
cout<<"Masukkan
tinggi trapesium = ";
cin>>t;
luas = (a+b)*t/2;
cout<<"Luasnya
="<<luas<<endl;
}
|
2.1
Volume Silinder
Listing Program 1.2
Volume Silinder
#include <iostream>
using namespace std;
main ()
{
float jarijari, tinggi, volume;
cout<<"Masukkan
jari jari silinder = ";
cin>>jarijari;
cout<<"Masukkan
tinggi silinder = ";
cin>>tinggi;
volume=3.14*jarijari*jarijari*tinggi;
cout<<"volumenya
= "<<volume<<endl;
}
|
2.2 Penjelasan
A. Program 1.1
Penjelasan program 1.1
Pada listing
program diatas menggunakan aplikasi geany sehingga tertulis preprosesor
directivenya #include <iostream>.
Namespace
‘std’ merupakan standar namespace dari C++ yang dapat kita digunakan untuk
memanggil class/object/fungsi yang terapat di dalam namespace tersebut.
Menggunakan
fungsi float
karena bilangan dan rumus yang digunakan menghasilkan bilangan bulat, jika
menggunakan fungsi int maka nilai yang keluar 0 karena
fungsi int tidak bisa digunakan untuk menghitung selain bilangan bulat.
Perintah cout
untuk menampilkan tulisan, sedangkan cin adalah perintah
untuk memasukkan tulisan ke dalam program yang kita buat.
Dalam
menuliskan Luas Trapesium kita menggunakan tanda plus (+)
untuk menjumlahkan, tanda bintang (*) untuk mengalikan,
tanda garis miring (/) untuk membagi.
B. Program 1.2
Penjelasan
program 1.2
Pada listing
program diatas menggunakan aplikasi geany sehingga tertulis preprosesor
directivenya #include <iostream>.
Namespace
‘std’ merupakan standar namespace dari C++ yang dapat kita digunakan untuk
memanggil class/object/fungsi yang terapat di dalam namespace tersebut.
Menggunakan
fungsi float karena dalam memasukkan nilai jari jari, tinggi, dan volume
tidaklah bilangan bulat, hal ini dapat menyebabkan error atau nilai volume yang
keluar adalah 0 jika kita menggunakan fungsi int.
Perintah
cout
digunakan untuk menampilkan tulisan pada program, misalnya cout<<”masukkan
jari jari = “ maka akan keluar tulisan “masukkan jari jari =”,
sedangkan perintah cin untuk memasukkan tulisan kedalam
program yang sedang dibuat, dan berguna untuk pembuatan nilai volume. Tanda
yang ada dalam penulisan volume hanya tanda bintang (*) untuk mengalikkan
2.3 Output Program
Gambar 1.1 Luas Trapesium
Gambar 2.2 Volume
Silinder
BAB
III
PENUTUP
Bahasa pemrograman digunkan oleh programmer dalam mengotak-atik sebuah komputer ataupun sejenisnya. Didalam struktur bahasa pemrograman
terdapat beberapa bagian ataupun sejenisnya. Didalam struktur bahasa
pemrograman terdapat beberapa bagian deklarasi dan beberapa bagian dari
statement. Adapun bagian deklarasi sibagi menjadi empat yaitu deklarasi
variabel, deklarasi konstanta, deklarasi tipe data dan deklarasi proceduce / function.
Bagian statement
merupakan bagian pemrograman yang berisi perintah yangakan
dieksekusi/dijalankan. Pada bahasa Pascal,
bagian statement selalu diawali dengan reserved word begin dan end. Hal
tersebut juga dilakukan dalam pembuatan algoritma, dan setelah itu dapat
dikembangkan lagi menjadi flowchart.
Dalam bahasa C++ semua hal-hal yang berhubungan dengan
sintaks harus di perhatikan secara seksama, hal ini dikarenakan sebuah program
tidak akan bisa running apabila salah satu sintak missing.
SUMBER
‘_’http://www.tungtidung.blogspot.nl/2013/03/pengertian-variabel-konstanta-dan-tipe.html
‘_’http://www.radjans.wordpress.com/2013/01/23/operator-bahasa-c/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar